SUARA INDONESIA
Banner

Apel Kebangsaan, Kapolres Kutim: Tingkatkan Nasionalisme Serta Persatuan dan Kesatuan

KUTAI TIMUR - Kapolres Kutim, AKBP Welly Djatmoko, menegaskan bahwa giat Apel Kebangsaan bersama 3 pilar serta Tokoh adat (Todat), Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga) dan perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, persatuan dan kesatuan serta kondusifitas daerah.

Kegiatan tersebut menurutnya memang harus dilakukan mengingat Kutim secara khusus dan NKRI secara umum memiliki keanekaragaman suku dan budaya.

Oleh karena itu, lanjutnya, dalam mempertahankan kesatuan dan persatuan, TNI- Polri tidak dapat bekerja sendiri, memerlukan dukungan dan kerjasama dari semua pihak guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

"Selain itu dalam kegiatan ini, kami juga menghimbau seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder untuk bersama-sama menjaga dan meningkatkan rasa kebanggaan terhadap NKRI demi meningkatkan kondisifitas wilayah," tegasnya. Senin (26/04/2021).

Sebelumnya, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, yang memimpin langsung jalannya apel yang juga dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah tersebut dalam sambutannya mengharapkan bahwa melalui apel tersebut tidak hanya dapat meningkatkan rasa kebangsaan namun juga dapat membangun kesadaran bersama terkait kamtibmas.

Karena menurutnya dalam pemberantasan segala hal yang dapat meruntuhkan rasa kebangsaan diperlukan peran semua pihak, sehingga pelaksanaannya dapat optimal.

Orang nomor 1 di Kutim tersebut juga menghimbau agar kegiatan apel ini tidak hanya menjadi sekedar seremonial namun benar-benar dapat dilaksakan.

"Pemberantasan terorisme, narkoba dan segala hal yang dapat mengikis rasa kebangsaan dan nasionalisme butuh partisipasi, sinergitas dan kebersamaan semua pihak," tutupnya.

Apa Reaksi Anda?