SUARA INDONESIA
Banner

Mundur dari Jabatan Sekum KONI Kutim, Ini Penjelasan Rudi Hartono

KUTAI TIMUR - Dunia olahraga di Kutim dikejutkan dengan mundurnya Rudi Hartono yang dikenal cukup dekat dengan Cabang Olahraga (Cabor) baik secara personal maupun dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kutim yang terkesan secara tiba-tiba.

Dikonfirmasi langsung terkait hal tersebut, Rudi Hartono saat ditemui awak suaraindonesia.co.id menegaskan bahwa undur dirinya dari kepengurusan KONI Kutim bukanlah karena adanya suatu permasalahan, namun dilatar belakangi oleh rasa ketidak mampuannya untuk membagi waktu antara tugas dan tanggung jawabnya di KONI dan kegiatannya yang lain, sehingga ditakutkan tidak dapat memberikan sumbangsih yang maksimal bagi KONI Kutim, seperti yang ditulisnya dalam surat pengunduran diri.

Dirinya juga menerangkan bahwa sebenarnya keinginannya untuk mengundurkan diri tersebut sudah terbersit sejak lama. Namun, ia baru bisa melakukannya saat ini setelah semua amanah termasuk laporan pertanggung jawabannya selesai

"Pertengahan tahun lalu sebenarnya, namun saya tidak ingin pengunduran diri saya mengganggu agenda kegiatan, kesibukan, serta kesolidan pengurus KONI Kutim lainnya, makanya saya putuskan untuk mengundurkan diri di awal tahun 2021," ucapnya. Kamis (07/01/2021).

Rudi menyebut, ada kepuasan dan kebahagiaan dirinya selama menjabat Sekum KONI Kutim. Diantaranya adalah saat dirinya menjadi tempat rujukan berdiskusi untuk mencari solusi dan alternatif dari permasalahan yang dihadapi baik oleh pengurus KONI Kutim maupun Cabor. 

Oleh karena itu dirinya menyampaikan, meski tanpa dirinya, para pengurus KONI Kutim dan Cabor makin solid dalam mengembangkan olahraga dan mencetak atlet-atlet lokal Kutim. Meskipun kedepannya dirinya hanya sebagai pemerhati olahraga, dirinya juga akan terus berupaya memberikan saran dan sumbangsih pemikiran untuk terus memajukan dunia olahraga di Kutim.

Selain itu dirinya juga berharap agar pengurus KONI Kutim, pengurus Cabor dapat berkoordinasi dengan pihak Pemerintah untuk kesiapan dalam menghadapi agenda olahraga baik Pra Porprov dan Pon yang akan dilaksanakan di tahun 2021.

"Sebagai pemerhati olahraga saya akan tetap memberikan support baik berupa buah pikiran ataupun motivasi agar KONI Kutim terus berkembang dan maju dengan pesat," tutupnya. 

Apa Reaksi Anda?